DISTRIK SENI

Distrik Seni

Distrik Seni adalah sebuah art project platform yang mencoba menjawab kebutuhan ruang pemberdayaan, inovasi dan perkembangan marketplace serta ekosistem seni rupa Jakarta, yang selama ini sangat minim wadahnya baik di Jakarta maupun Nusantara. Distrik Seni mengembangkan konsep placemaking dan kolaborasi ekosistem seni untuk menjadi wadah berkreasi, eksperimentasi, dan distribusi serta penjualan karya. Memberdayakan ruang-ruang publik dan marketplace menjadi sebuah tempat sosialisasi, aktivasi, engagement dan pertemuan antara ekosistem seni dengan Pentahelix masyarakat (dunia bisnis, media, pendidikan, pemerintah dan komunitas), serta mendekatkan ekosistem seni ke publik luas.

Distrik Seni
X
Sarinah:
Contemporary Indonesia

Menelusuri sejarah Sarinah yang didirikan pada tanggal 17 Agustus 1962 dengan nama PT Department Store Indonesia dan diresmikan pada 15 Agustus 1966 merupakan salah satu bentuk refleksi dan apresiasi atas upaya pembangunan bangsa Indonesia di masa lalu. Sosok Sarinah yang merawat dan mengayomi dikisahkan oleh Soekarno sebagai pengingat akan cinta terhadap sesama. Ingatan tersebut kemudian diwujudkan dalam pembangunan gedung yang mengedepankan nama Sarinah sebagai wajahnya. Prinsip kestabilan dan kesetaraan ekonomi, kesejahteraan serta keterlibatan usaha-usaha perekonomian dalam negeri melandasi terwujudnya bangunan pencakar langit sekaligus pusat perbelanjaan pertama di Indonesia ini.

Pembangunan dan pengembangan Sarinah merupakan gambaran kemajuan bangsa yang mencakup bermacam bidang. Ranah seni budaya menjadi salah satu wilayah yang sejalan dengan rencana revitalisasi gedung Sarinah yang telah berlangsung sejak tahun 2019. Lantai 6 gedung Sarinah melalui Program Distrik Seni X Sarinah akan menjadi ruang presentasi olah artistik yang mewakili perkembangan seni rupa Indonesia hari ini. Distrik Seni X Sarinah akan menjadi sebuah ruang perpaduan antara sejarah dan prinsip pembangunan Sarinah dengan pencapaian-pencapaian artistik seniman Indonesia. Ketika kontribusi seniman-seniman Indonesia tidak hanya hadir secara artistik, tetapi juga dalam bentuk eksplorasi yang berbasis pengembangan teknologi, edukasi, hingga pelibatan

Creative Director Distrik Seni
X Sarinah

Heri Pemad

Heri Pemad bukan sosok asing dalam penyelenggaraan pameran seni di Indonesia. Art Jog, sebuah pameran yang digagasnya, secara konsisten diselenggarakan di Yogyakarta sejak tahun 2008 sampai sekarang, dan dinobatkan sebagai pameran seni terbesar se-Asia Tenggara.

Tidak berhenti di Art Jog, pada 2018, Heri Pemad menggagas Art Bali yang mempresentasikan perkembangan seni kontemporer terkini bukan hanya di Bali, tapi juga Indonesia.

Kegelisahan akan ekosistem seniman yang kurang didukung dengan infrastruktur yang memadai, memicu Heri Pemad untuk menekuni, merintis dan mendirikan lembaga tata kelola seni yang dinamakan Heri Pemad Management.

Farah Wardani

Farah Wardani telah berpengalaman mengorganisasi berbagai kegiatan seni di berbagai tempat, seperti di Cemeti Art House, Ruangrupa, Edwin's Gallery, Nadi Gallery, Valentine Willie Fine Arts, KL, serta Saatchi Gallery, London

Direkrut oleh National Gallery Singapore di tahun 2015, Farah Wardani menduduki posisi Director – Resource Centre selama 5 tahun. Saat ini, Farah Wardani telah kembali ke Indonesia dan menjabat sebagai Direktur Eksekutif Jakarta Biennale 2020 dan 2021.

Instagram Distrik Seni

Subscribe untuk info terbaru!